Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

3 Hadits Tentang Keutamaan Menjawab Salam Itu Wajib

Daftar Isi [Tampil]

Mustafalan.com - Hadits tentang menjawab salam. Ketika ada orang yang berkata asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, kita harus menjawabnya dengan waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.

hadits tentang menjawab salam

Hal tersebut sudah menjadi kewajiban yang telah berimplementasi sebagai adat dan budaya dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Pernyataan salam tersebut biasanya diucapkan ketika berjumpa di tengah jalan, tidak sengaja bertemu, maupun ketika bertamu.

Namun dalam beberapa momen, salam tersebut juga kita dengar meski tak berpapasan dengan orang lain. Misalnya lewat pengumuman dari pengeras suara ketika ada orang meninggal, atau ada hajatan, sunatan, khataman, dan sebagianya. Saat itu pula, sebagai muslim dan muslimah kita wajib menjawabnya.

Nabi Muhammad SAW pun sangat menganjurkan umatnya untuk menjawab salam ketika mendengarnya. Hal tersebut dijelaskan dalam banyak hadits tentang menjawab salam, Anda bisa menyimak ulasan lengkapnya pada pembahasan di bawah berikut ini.

Kumpulan Hadits Tentang Menjawab Salam

Berikut merupakan rangkuman dari daftar hadits dan dalil shahih tentang menjawab salam, ditulis dalam bahasa Arab, latin, dan teks Indonesia sesuai sunnah. Anda bisa langsung menyimak ulasannya di bawah berikut ini.

1. Salam kepada Orangtua

وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه  قَالَ: [قَالَ] رَسُولُ اَللَّهِ  صلى الله عليه وسلم لِيُسَلِّمْ اَلصَّغِيرُ عَلَى اَلْكَبِيرِ, وَالْمَارُّ عَلَى اَلْقَاعِدِ, وَالْقَلِيلُ عَلَى اَلْكَثِيرِ  مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.
وَفِي رِوَايَةٍ لِمُسْلِمٍ: – وَالرَّاكِبُ عَلَى اَلْمَاشِي

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hendaklah yang kecil memberi salam pada yang lebih tua, hendaklah yang berjalan memberi salam pada yang sedang duduk, hendaklah yang sedikit memberi salam pada yang banyak.” (Muttafaqun ‘alaih) [HR. Bukhari, no. 3231, 3234, dari jalur ‘Atha’ bin Yasar; no. 6232; Muslim, no. 2160 dari jalur Tsabit bin Al-Ahnaf, bekas bukda ‘Abdurrahman bin Zaid, ketiga jalur ini dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam]

2. Salam Berjamaah

وَعَنْ عَلِيٍّ – رضي الله عنه – قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – – يُجْزِئُ عَنْ اَلْجَمَاعَةِ إِذَا مَرُّوا أَنْ يُسَلِّمَ أَحَدُهُمْ, وَيُجْزِئُ عَنْ اَلْجَمَاعَةِ أَنْ يَرُدَّ أَحَدُهُمْ – رَوَاهُ أَحْمَدُ, وَالْبَيْهَقِيُّ

Dari ‘Ali radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Cukup jika berjamaah (berada dalam kelompok) jika lewat, maka salah seorang dari mereka mengucapkan salam. Cukup jika berjamaah (berada dalam kelompok) jika ada yang mengucapkan salam, maka salah seorang dari jamaah tersebut yang membalas salamnya.” (HR. Ahmad dan Al-Baihaqi) [HR. Abu Daud, no. 5210 dan Al-Baihaqi, 9:49]

3. Jangan Memulai Salam ke Non-muslim

وَعَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – – لَا تَبْدَؤُوا اَلْيَهُودَ وَالنَّصَارَى بِالسَّلَامِ, وَإِذَا لَقَيْتُمُوهُمْ فِي طَرِيقٍ, فَاضْطَرُّوهُمْ إِلَى أَضْيَقِهِ – أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ.

Dari ‘Ali radhiyallahu ‘anhu pula, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah memulai mengucapkan salam kepada Yahudi dan Nashrani. Jika kalian bertemu dengan mereka di jalan, maka persempitlah jalan mereka.” (HR. Muslim) [HR. Muslim, no. 1319]

Kesimpulan
Demikian ulasan singkat mengenai daftar hadits nabi tentang menjawab salam, hadits tentang salam, ucapan jawab salam, keutamaan menjawab salam, memberi dan menjawab salam, hukum menjawab salam di whatsapp, cara menjawab salam dalam sms, keutamaan salam, hadits sebarkan salam.

Baca:

Posting Komentar untuk "3 Hadits Tentang Keutamaan Menjawab Salam Itu Wajib"