Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

4 Hadits Tentang Manfaat Daun Bidara

Daftar Isi [Tampil]

Mustafalan.com - Hadist shahih tentang daun bidara. Bidara atau widara merupakan sejenis pohon kecil penghasil buah yang tumbuh di daerah kering. Tanaman ini dikenal dengan berbagai nama daerah, seperti widara, dara, bekul, ko, kok, kom, rangga, kalangga, dan sebagainya.

hadits tentang manfaat daun bidara

Bidara ini disebut memiliki banyak khasiat kesehatan. Selain menyehatkan tubuh, bidara juga bisa menyembuhkan berbagai penyakit, bahkan penyakit parah sekalipun. Bidara juga memiliki kedudukan tersendiri dalam agama Islam.

Pohon ini selain disebutkan dalam Alquran, juga terdapat anjuran penggunaan di dalam hadist. Dia digunakan dalam prosesi ibadah, misalnya daunnya disunnahkan untuk digunakan ketika mandi wajib bagi wanita yang baru suci dari haid.

Selain itu, ketika memandikan jenazah atau ruqyah bidara ini juga digunakan. Untuk lebih jelasnya mengenai kedudukan bidara dalam agama Islam, kami akan membagikan daftar hadist shahih yang membahasnya.

Daftar Hadist Tentang Daun Bidara

Tanpa banyak basa basi kembali, langsung saja silahkan simak pembahasan lengkap mengenai daftar kumpulan hadist shahih tentang daun bidara. Simak ulasan selengkapnya dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahan Indonesia berikut.

1. Mandi dengan Daun Bidara

أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَسَلَّمَ أُرِيْدُ الإِسْلاَمَ فَأَمَرَنِيْ أَنْ أَغْتَسِلَ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ

Artinya:
“Saya mendatangi Nabi shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam untuk masuk Islam maka Nabi memerintahkan kepadaku untuk mandi dengan air dan daun bidara”. (HR. Ahmad 5/61, Abu Daud no. 355, An-Nasa`i 1/91, At-Tirmidzy no. 605 dan dishohihkan oleh Al-Albany dalam Shohih At-Tirmidzy 1/187).

2. Daun Bidara dan Orang Meninggal

اغْسِلُوْهُ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ وَكَفِّنُوْهُ فِي ثَوْبَيْنِ.

Artinya:
“Mandikanlah dia dengan air dan daun bidara dan kafanilah dengan dua baju”. (HR. Bukhary-Muslim).

اغْسِلْنَهَا ثَلاَثًا أَوْ خَمْسًا أَوْ سَبْعًا أَوْ أَكْثَرَ إِنْ رَأَيْتُنَّ ذَلِكَ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ

Artinya:
“Mandikanlah dia tiga kali atau lima atau tujuh atau lebih jika kalian melihatnya dengan air dan daun bidara”. (HR. Bukhary-Muslim).

3. Bersuci dengan Daun Bidara

خُذُ إِحْدَاكُنَّ مَاءَهَا وَسِدْرَهَا فَتَطَهَّرُ فَتُحْسِنُ الطُّهُوْرَ ثُمَّ تَصُبُّ عَلَى رَأْسِهَا فَتُدْلِكُهُ دَلْكًا شَدِيْدًا حَتَى يَبْلُغَ شُؤُوْنَ رَأْسِهَا ثُمَّ تَصُبُّ عَلَيْهَا الْمَاءَ ثُمَّ تَأْخُذُ فِرْصَةً مُمَسَّكَةً فَتَطَهَّرُ بِهَا. فَقَالَتْ أَسْمَاءُ : وَكَيْفَ
أَتَطَهَّرُ بِهَا ؟ فَقَالَ : سُبْحَانَ الله تَطَهَّرِيْنَ بِهَا. فَقَالَتْ عَائِشَةُ : كَأَنَّهَا تَخْفَى ذَلِكَ تَتَبَّعِيْنَ أَثَرَ الدَّمِ.

Artinya:
“Hendaklah salah seorang di antara kalian mengambil air dan daun bidara kemudian bersuci dengan sempurna kemudian menyiram kepalanya dan menyela-nyelanya dengan keras sampai ke dasar rambutnya kemudian menyiram kepalanya dengan air. Kemudian mengambil sepotong kain (atau yang semisalnya-pent.) yang telah diberi wangi-wangian kemudian dia bersuci dengannya. Kemudian Asma` bertanya lagi : “Bagaimana saya bersuci dengannya?”. Nabi menjawab : “Subhanallah, bersuci dengannya”. Kata ‘Aisyah : “Seakan-akan Asma` tidak paham dengan yang demikian, maka ikutilah (cucilah) bekas-bekas darah (kemaluan)”. (HSR. Muslim)

Kesimpulan
Sekian pembahasan singkat mengenai hadist shahih tentang daun bidara, bahaya daun bidara, daun bidara dalam al quran, kenapa daun bidara ditakuti jin, manfaat daun bidara, manfaat daun bidara untuk mengusir jin, daun bidara untuk ruqyah, manfaat daun bidara dan cara menggunakannya, harga pohon bidara.

Baca:

Posting Komentar untuk "4 Hadits Tentang Manfaat Daun Bidara"