Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Keindahan Tubuh Bidadari Surga, Anggunnya Masyaallah

Daftar Isi [Tampil]

Mustafalan.com - Keindahan tubuh bidadari surga. Ketika seorang laki-laki melakukan perbuatan baik dan jika dibandingkan perbuatan buruknya, amal kebaikan di dunia lebih banyak, maka Allah SWT akan memasukannya ke surga.

keindahan tubuh bidadari surga

Di dalam surga, laki-laki akan mendapat bidadari surga, yang disebut-sebut memiliki keindahan tubuh yang luar biasa. Para bidadari surga tak bisa dibandingkan dengan manusia yang ada di muka bumi, kecantikan mereka sangat istimewa.

Sebenarnya, seperti apa sih keindahan tubuh dari bidadari surga? Mulai dari bidadari yang biasa hingga sang ratu bidadari surga? Pada kesempatan ini kami akan membahasnya, silahkan simak pada penjelasan di bawah ini.

Keindahan Tubuh Bidadari Surga

Rasulullah SAW pernah bersabda menggambarkan keindahan tubuh bidadari surga.

"Kalau seandainya seorang wanita surga muncul di dunia, maka dia akan menyinari antara bumi dan langit, dan akan memenuhi bau yang semerbak antara bumi dan langit, dan sungguh kerudungnya lebih baik daripada dunia dan seisinya." (H.R Bukhari).

Sebenarnya, akal kita tidak akan mampu menggambarkan keindahan bidadari yang dilukiskan oleh Rasulullah SAW. Bidadari yang menyinari dunia tentu saja tidak sama dengan matahari yang sinarnya masih terbatas jarak dan waktu. Matahari bahkan tak bisa menyinari sebagian wilayah bumi, bahkan aroma bunga yang semerbak sekalipun bisa menghilang jika terkena hujan.

Ibnu Qayyim dalam syair-syairnya mengatakan.

"Sang bidadari membatasi pandangannya kepada kekasihnya karena ketampanan, lirikan mata yang tertunduk adalah lirikan mata para bidadari, ataukah sang bidadari membatasi pandangan sang kekasih kerena cantiknya sang bidadari, dalam hal lirikan mata yang tunduk adalah lirikan mata sang kekasih."

Penghuni surga akan senantiasa menjaga pandangannya dari hal-hal yang diharamkan sehingga raganya tidak akan pernah tersentuh oleh apapun hingga dinobatkan bak permata yang indah. Seperti firman Allah SWT.

"Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang membatasi pandangan, yang tidak pernah disentuh oleh manusia maupun jin sebelumnya." (QS. Ar-Rahman: 56).

Bidadari juga diciptakan tanpa celah, jauh berbeda dengan wanita di dunia yang memiliki kekurangan di sana dan sini. Maka dari itu bidadari surga tak memiliki masa yang memudarkan kecantikannya. Dia senantiasa berada pada usia belia, teriring dengan paras-paras yang cantik jelita, bidadari pun berpengarai baik bagaimana firman Allah berikut.

"Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik dan jelita." (QS. Ar-Rahman: 70).

Bidadari dan Wanita Shalehah Bukan Saingan

Meski demikian, keindahan ciptaan Allah SWT dalam bentuk bidadari surga tak lekas menghilangkan kecemburuan pada perempuan shalehah yang ada di dunia. Rasulullah SAW berkata wanita shalelah yang ada di dunia lebih istimewa dari bidadari karena sholatnya, shaum, dan ibadah pada Allah SWT.

Sebagai manusia, tentu kita harus beristiqomah melawan ajakan-ajakan syaitan yang menjadikan jiwa lebih mulia, melahirkan generasi yang kelak menghuni surga.

"Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita Shalehah." (H.R Muslim).

Wanita shalelah memiliki hati yang senantiasa terpaut akan asma Allah, bukan seorang wanita yang paham betul ilmu fesyen melebihi ilmu Al-Quran dan hadist, bukan juga pemilik senyuman manis yang ditebar kepada yang bukan muhrimnya.

Melainkan wanita yang menjaga lisannya yang senantiasa melantunkan ayat-ayat Al-Quran dan mengajarkan ilmu-ilmu yang bermanfaat. Bukan pula yang khianat ketika suami di luar rumah, melainkan yang setia dalam suka dan duka guna menjaga nafkah suami sebaik-baiknya.

Kesimpulan
Sekian pembahasan lengkap mengenai keindahan tubuh bidadari surga, surga firdaus untuk siapa, gambaran surga, tingkatan surga, surga allah, bidadari surga chord, surga na'im, 72 bidadari di surga islam, dan sebagainya lengkap.

Baca:

Posting Komentar untuk "Keindahan Tubuh Bidadari Surga, Anggunnya Masyaallah"