Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Bacaan Doa Antara Adzan dan Iqomah Sesuai Sunnah

Daftar Isi [Tampil]

Mustafalan.com - Bacaan lafadz doa antara adzan dan iqomah. Di pembahasan sebelumnya kami telah menjelaskan mengenai bacaan doa adzan dan iqomah. Adzan sendiri merupakan doa seruan untuk mengajak orang berbondong-bondong ke masjid mengerjakan sholat berjamaah.

doa di antara adzan dan iqomah

Sedangkan iqomah adalah seruan untuk meminta para jamaah yang telah berkumpul di masjid agar membentuk barisan atau shaf sholat karena ibadah sholat berjamaah akan segera dimulai. Jeda antara adzan dan iqomah berkisar antara 5-10 menit.

Nah pada saat jeda antara adzan dan iqomah ini, umat muslim juga dianjurkan membaca bacaan lafadz doa antara adzan dan iqomah. Apa saja dapat kita bacakan pada saat berada pada waktu adzan dan iqomah, seperti doa agar diberi kedudulan mulia, doa nurbuat, dan semacamnya.

Yang akan kami bagikan pada kesempatan ini adalah mengenai bacaan lafadz doa antara adzan dan iqomah dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahan Indonesia serta keutamaan atau manfaatnya. Pertama-tama mari kita simak keutamaannya terlebih dahulu berikut ini.

Keutamaan Doa di Antara Adzan dan Iqomah

Disebutkan dalam beberapa hadist bahwa antara adzan dan iqomah merupakan waktu-waktu yang paling mustajab untuk berdoa karena doa pada waktu tersebut akan berkemungkinan besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT.

Apabila mendengar adzan, baik ketika kita berada di dalam masjid menunggu sholat berjamaah ataupun berada di rumah, sangat dianjurkan untuk membacakan doa apa saja, asal doa tersebut bermanka positif dan untuk kebaikan umat manusia serta agama.

Setiap kaum muslimin tentu berharap doa dapat dikabulkan, maka dari itu jangan lupakan bahwa salah satu waktu terbaik untuk memanjatkan doa adalah pada saat menunggu iqomah dan setelah adzan.

Hadist Doa Antara Adzan dan Iqomah

Diriwayatkan dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

لَا يُرَدُّ الدُّعَاءُ بَيْنَ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَة

Artinya:
"Doa di antara adzan dan iqomah tidak akan ditolak." (HR. Abu Dawud dan Al-Tirmidzi, beliau menshahihkannya. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani di Misykah al-Mashabih, no. 671).

Dan pula terdapat tambahan lafadz perintah berdoa dalam riwayat yang dikeluarkan Imam Ahmad sebagai berikut:

إِنَّ الدُّعَاءَ لَا يُرَدُّ بَيْنَ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ فَادْعُوا

Artinya:
"Sesungguhnya doa di antara adzan dan iqamah tidak akan ditolak, maka berdoalah kalian." (Syaikh Sy’aib al-Arnauth berkata: isnadnya shahih)

Imam al-Syaukani dalam Nailul Authar berkata.

Artinya:
"Hadits tersebut menunjukkan dikabulkannya doa di antara adzan dan iqomah secara mutlak. Dia diikat dengan keterangan selama doa tersebut tidak berisi dosa dan memutus silaturahim, sebagaimana tertera dalam beberapa hadits shahih."

Hadits dari Abu Umamah Radhiyallahu ‘Anhu menguatkan keterangan di atas, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

إِذَا نَادَى الْمُنَادِي فُتِحَتْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ ، وَاسْتُجِيْبَ الدُّعَاءُ

Artinya:
"Apabila pemanggil memanggil (muadzin mengumandangkan adzan) maka dibukalah pintu-pintu langit dan dikabulkan doa." (HR. Abu Awaanah dalam musnadnya, Imam Al-Hakim dalam Mustadraknya, dan dishahihkan Al-Albani dalam Shahih al-Jaami’ al-Shaghiir, no. 803).

Al-Munawi berkata.

Artinya:
"Apabila pemanggil memanggil, maksudnya: muadzin mengumandangkan adzan untuk shalat, Allah mengabulkan doa orang yang berdoa saat itu, karena ia termasuk waktu ijabah (pengabulan doa)."

Kesimpulan
Demikian pembahasan mengenai bacaan doa antara adzan dan iqomah, doa setelah adzan sesuai sunnah latin, dzikir pagi, doa pendek setelah adzan, doa sebelum adzan, doa setelah wudhu, doa setelah sholat, ayat kursi, jawaban adzan subuh, doa setelah adzan sesuai sunnah, iqomah adalah, doa setelah adzan, lafadz iqomah sesuai sunnah, adzan menurut bahasa artinya.

Baca:

Posting Komentar untuk "Bacaan Doa Antara Adzan dan Iqomah Sesuai Sunnah"