Niat Tata Cara Mandi Wajib Perempuan Haid atau Nifas

Niat Tata Cara Mandi Wajib Perempuan Haid atau Nifas
Daftar Isi Artikel
Mustafalan.com - Niat mandi wajib wanita setelah haid atau nifas. Sudah menjadi kodrat wanita untuk menanti datangnya menstruasi setiap bulan secara rutin atau yang lebih kita kenal dengan datang bulan bagi perempuan.

niat tata cara mandi wajib perempuan

Bagi seorang wanita muslim, ketika datang bulan mereka tidak boleh mengerjakan sholat wajib, sunnah, atau puasa. Dan harus menggantinya di hari lain dengan sholat qadha atau puasa qadha (apabila meninggalkan puasa wajib).

Namun sebelum mengganti ibadah yang ditinggalkan di hari lain, seorang wanita muslim haruslah melaksanakan mandi wajib terlebih dahulu. Sebuah mandi yang dilaksanakan untuk menyucikan diri dari hadats besar agar tubuh kembali suci untuk beribadah.

Bagi remaja yang baru pertama kali datang bulan, mungkin belum mengetahui bacaan niat serta tata caranya. Niat dan tata caranya hampir sama dengan mandi wajib untuk laki laki, hanya terdapat sedikit perbedaan bacaan niat saja.

Di bawah ini kami akan menjelaskan bagaimana bacaan niat sebelum melaksanakan mandi wajib dilengkapi dengan tata cara atau panduan melakukan mandi wajib secara lengkap. Silahkan simak penjelasannya di bawah ini.

Niat Mandi Wajib Setelah Haid atau Nifas

niat mandi wajib junub besar

Niat mandi wajib sesudah haid, datang bulan, atau menstruasi ini dibaca setelah kita berada di dalam kamar mandi, tentunya setelah memasuki kamar mandi dengan mengawalinya melalui doa masuk kamar mandi terlebih dahulu.

Setelah memasuki kamar mandi, bacalah doa berikut sebelum mengawali mandi wajib, junub, atau mandi besar. Dalam bahasa Jawa kerap disebut dengan adus gedhe. Doa ini harus dibaca karena jika tidak, maka mandi yang kita lakukan akan dikategorikan sebagai mandi biasa.

Berikut adalah lafadz bacaan doa niat mandi wajib untuk perempuan, gadis, cewek, wanita, ibu setelah haid, datang bulan, menstruasi atau nifas sesudah melahirkan sesuai sunnah yang benar menurut hadits shahih dalam bahasa Arab, latin dan artinya atau terjemahan Indonesia.

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla lirof’il hadatsil akbari fardhon lillaahi ta’aalaa.

Artinya:
"Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadats besar, fardhu karena Allah Taala."

Tata Cara Mandi Wajib Bagi Perempuan

Tata cara mandi wajib sedikit berbeda dengan mandi biasa. Ada tuntunan atau panduan khusus untuk melaksanakan mandi wajib bagi perempuan. Di bawah ini akan kami jelaskan secara singkat mengenai langkah-langkah mandi junub bagi wanita.
  • Pertama, membaca niat mandi wajib terlebih dahulu.
  • Kemudian bersihkan area vital dengan air bersih dan sabun mandi. Lakukan sebanyak tiga kali berturut-turut.
  • Setelah itu, lakukan wudhu dan tentunya dengan membaca doa wudhu.
  • Dilanjut dengan mengguyur sekujur tubuh dengan air bersih kemudian membersihkannya menggunakan sabun mandi.
  • Awali dengan menggosok bagian tubuh yang kanan terlebih dahulu, baru kemudian yang sebelah kiri.
  • Lakukan sebanyak tiga kali dan pastikan seluruh anggota tubuh telah bersih mulai dari bagian dalam telinga, mulut (sikat gigi) hingga sudut-sudut tubuh yang biasanya tidak tergapai.
  • Jika sudah mandi wajib, bilas sekali lagi dengan air bersih sampai sabunnya benar-benar menghilang.
  • Setelah itu, keringkan dengan handuk sampai tak ada air yang tersisa.
  • Akhiri dengan mengucap syukur alhamdulillah dan keluar dari kamar mandi sambil membaca doa keluar kamar mandi.

Kesimpulan
Demikianlah penjelasan mengenai mandi wajib perempuan mimpi, yang benar, selepas haid, cara mandi wajib perempuan dan niat, mandi wajib wanita apakah harus keramas, menurut sunnah, mandi junub wanita rambut panjang, cara mandi junub wanita menurut islam.

  1. Untuk membuat judul komentar, gunakan <i rel="h2">Judul Komentar</i>
  2. Untuk membuat kotak catatan, <i rel="quote">catatan</i>
  3. Untuk membuat teks stabilo, <i rel="mark">mark</i>
  4. Untuk membuat teks mono, <i rel="kbd">kbd</i>
  5. Untuk membuat kode singkat, <i rel="code">shorcode</i>
  6. Untuk membuat kode panjang, <i rel="pre"><i rel="code">potongan kode</i></i>
  7. Untuk membuat teks tebal, <strong>tebal</strong> atau <b>tebal</b>
  8. Untuk membuat teks miring, <em>miring</em> atau <i>miring</i>