Niat Mandi Wiladah Setelah Melahirkan Normal atau Caesar

Konten []
    Mustafalan.com - Niat mandi wiladah setelah melahirkan normal atau caesar. Mandi wiladah adalah mandi wajib bagi seorang perempuan atau wanita yang baru saja melahirkan anak atau bayi ke dunia.

    niat mandi wiladah setelah melahirkan normal atau caesar

    Mandi wiladah ini dilakukan untuk membersihkan sekujur anggota tubuh yang terkena kotoran dalam proses persalinan baik secara normal maupun caesar. Bayi yang baru saja lahir ke dunia pasti meninggalkan kotoran di tubuh ibu.

    Kotoran yang dibawa oleh jabang bayi berupa darah dan darah tersebut tidak hanya berlumuran di sekeliling area kewanitaan saja, melainkan bisa merambat ke sekujur tubuh karena cipratan dan gerakan bayi ketika lahir.

    Mandi wiladah ini dilakukan setelah selesai waktu nifas. Biasanya, durasi nifas wanita yang melahirkan adalah selama kurang lebih 40 hari. Jadi dalam kurun waktu tersebut, wanita yang baru saja melakukan persalinan tidak boleh melakukan sholat.

    Baru setelah yakin nifas tidak akan keluar lagi dan telah melihat tubuh sudah suci, maka mandi wiladah bisa dilaksanakan untuk menghilangkan hadats besar setelah melahirkan. Mandi wiladah hukumnya fardhu ain atau wajib dikerjakan.

    وقد أجمع أهل العلم من أصحاب النبى -صلى الله عليه وسلم- والتابعين ومن بعدهم على أن النفساء تدع الصلاة أربعين يوما إلا أن ترى الطهر قبل ذلك فإنها تغتسل وتصلى

    Artinya :
    "Ulama sepakat, baik dari kalangan sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, para tabiin, maupun generasi setelahnya, bahwa wannita nifas, mereka meninggalkan shalat selama 40 hari, kecuali jika dia melihat telah suci sebelum 40 hari, maka dia harus mandi dan shalat."

    Niat Mandi Wiladah Setelah Melahirkan

    niat mandi wiladah

    Sejatinya mandi wiladah sama seperti mandi junub setelah melahirkan, karena tujuannya adalah untuk membersihkan diri dari segala najis dan kotoran berupa darah yang dibawa oleh jabang bayi dan darah nifas yang keluar selama 40 hari lamanya.

    Maka dari itu niat mandi wiladah tidak jauh berbeda dengan niat mandi wajib atau junub. Bedanya adalah dalam bacaan niat mandi wiladah, kita menambahkan satu kata yakni wiladah di bagian akhir doa.

    Untuk lebih jelasnya, silahkan simak lafadz, teks, bacaan, doa mandi wiladah seusai melahirkan baik dalam bahasa Arab, latin dan terjemahan bahasa Indonesia sesuai sunnah berdasarkan hadits shahih yang benar.

    نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْوِلاَدَةِ ِللهِ تَعَالَى

    Nawaitul ghusla lirof’i hadatsil wilaadati lillaahi ta’alaa.

    Artinya :
    "Saya niat mandi menghilangkan hadats wiladah karena Allah Ta’ala."

    Adapun tuntunan atau cara mandi wiladah yakni mandi wajib atau junub setelah melahirkan dan persalinan adalah yang pertama yakni membaca niat terlebih dahulu, kemudian setelah niat kita membasuh cuci kedua telapak tangan sampai bersih.

    Bagian tubuh selanjutnya yang harus dibersihkan adalah kemaluan tempat keluarnya bayi dan tempat yang paling banyak ditempeli najis. Cuci area kemaluan wanita sebanyak tiga kali hingga benar-benar bersih menggunakan sabun.

    Setelah menyucikan kemaluan, dilanjutkan dengan berwudhu sambil membaca doa wudhu lengkap mulai dari doa sebelum wudhu, doa ketika membasuh seluruh anggota tubuh saat wudhu dan doa yang dibaca setelah berwudhu.

    Setelah itu, siram tubuh dengan menggunakan gayung dari atas dimulai dari bagian tubuh yang kanan terlebih dahulu kemudian baru bagian yang kiri. Jangan lupa untuk meratakan seluruh anggota tubuh hingga benar-benar bersih menggunakan sabun.

    Jika sudah yakin seluruh bagian tubuh telah dimandikan, mulai dari ketiak, rambut, ujung kepala hingga ujung kaki, kemudian bilas satu kali lagi dengan air bersih untuk menghilangkan bekas sabun lalu keringkan dengan handuk yang suci.

    Kesimpulan

    Itulah penjelasan mengenai niat mandi wajib wiladah, bolehkah mandi wiladah dan nifas disekalikan, tata cara junub setelah melahirkan dan nifas setelah caesar, hukum, multi wilayah, cara niat mandi wiladah dan nifas, doa niat, setelah 2 minggu, dan sebagainya.

    Baca :
    Show comments
    Hide comments