Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

3 Hadits Tentang Hukum Karma dalam Islam

Daftar Isi [Tampil]

Mustafalan.com - Hadits tentang karma. Karma merupakan konsep aksi atau perbuatan yang dipahami sebagai siklus kasualitas. Yaitu apa yang kamu perbuat, sesuai dengan hasil yang kamu dapatkan.

hadits tentang karma

Bila kamu berbuat jahat kepada orang lain, kejahatan serupa bisa menimpa dirimu. Bila kamu bersedekah kepada fakir miskin, rezeki melimpah akan hadir memenuhi kebutuhan hidupmu tanpa harus kamu meminta terlebih dahulu.

Konsep ini awalnya berasal dari India Kuno dan dijaga kelestariannya hingga kini. Lalu, sebenarnya bagaimana pandangan agama Islam tentang karma? Tentu saja ada beberapa petunjuk yang termuat dalam hadits dan dalil shahih.

Oleh karena itu pada kesempatan ini kami ingin membagikan beberapa daftar hadits dan dalil shahih tentang karma. Anda bisa menyimak langsung ulasan lengkapnya pada pembahasan yang telah kami tulis di bawah berikut ini.

Kumpulan Hadits Tentang Karma

Berikut adalah beberapa daftar hadits dan dalil shahih tentang karma. Anda bisa menyimak ulasan lengkapnya dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahan Indonesia atau artinya yang benar secara lengkap.

1. Hukum Karma

Dalam Al-Muasu’ah Al-Muyassarah dijelaskan,

الكارما – عند الهندوس – : قانون الجزاء ، أي أن نظام الكون إلهي قائم على العدل المحض، هذا العدل الذي سيقع لا محالة إما في الحياة الحاضرة أو في الحياة القادمة ، وجزاء حياةٍ يكون في حياة أخرى ، والأرض هي دار الابتلاء كما أنها دار الجزاء والثواب

“Karma menurut ajaran hindus adalah “hukum  balasan” yaitu aturan ilahi yang berdasarkan keadilan murni. Keadilan ini terjadi bisa jadi pada kehidupan saat ini atau di kehidupan yang akan datang. Balasan keihdupan ini akan terjadi pada kehidupan selanjutnya. Bumi adalah tempat ujian sebagaimana juga sebagai tempat balasan kebaikan dan keburukan.”

2. Pandangan Islam

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَتَى كَاهِناً أَوْ عَرَّافاً فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُولُ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ

“Barangsiapa yang mendatangi dukun atau tukang ramal, lalu ia membenarkannya, maka ia berarti telah kufur pada Al Qur’an yang telah diturunkan pada Muhammad.”

Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَتَى عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَىْءٍ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلاَةٌ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً

“Barangsiapa yang mendatangi tukang ramal dan bertanya padanya tentang sesuatu, maka shalatnya selama 40 hari tidak diterima.”

Kesimpulan
Sekian pembahasan lengkap mengenai daftar kumpulan hadits nabi tentang karma, di islam tidak ada karma tapi, apakah karma cinta itu ada, hukum karma dalam agama buddha, kifarah dalam islam, apakah karma itu ada, hukum karma adalah, kifarah adalah.

Baca:

Posting Komentar untuk "3 Hadits Tentang Hukum Karma dalam Islam"