Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

6 Hadits Tentang Jilbab atau Kerudung

Daftar Isi [Tampil]

Mustafalan.com - Hadits tentang jilbab. Kerudung atau jilbab sangat erat kaitannya dengan Islam. Pasalnya, ini menjadi salah satu cara muslimah menutup auratnya, terutama ketika berada di luar ruangan berjumpa dengan banyak orang.

hadits tentang jilbab

Model jilbab masa kini pun bermacam-macam, ada yang segi empat, kotak, dan lain sebagainya. Namun mungkin masih banyak perdebatan di sana sini, lebih baik berjilbab dulu atau memperbaiki akhlak dulu, terutama di kalangan wanita.

Selain itu cara mengenakan jilbab juga kerap mengundang perhatian. Ada yang berjilbab namun tetap menunjukkan sisi kewanitaannya sehingga kerap mengundang syahwat lelaki. Hal ini juga kerap menjadi perdebatan.

Untuk itu pada kesempatan ini kami ingin membagikan daftar kumpulan hadits dan dalil shahih dari Nabi Muhammad SAW tentang jilbab. Anda bisa menyimak ulasan lengkapnya di bawah berikut ini dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahan Indonesia.

Kumpulan Hadits Tentang Jilbab

Langsung saja tanpa banyak basa basi kembali, silahkan simak kumpulan daftar hadits dan dalil shahih tentang jilbab. Silahkan simak secara lengkap dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahan bahasa Indonesia sesuai sunnah.

1. Tidak Boleh Keluar Tanpa Jilbab

عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ قَالَتْ أُمِرْنَا أَنْ نُخْرِجَ الْحُيَّضَ يَوْمَ الْعِيدَيْنِ وَذَوَاتِ الْخُدُورِ ، فَيَشْهَدْنَ جَمَاعَةَ الْمُسْلِمِينَ وَدَعْوَتَهُمْ ، وَيَعْتَزِلُ الْحُيَّضُ عَنْ مُصَلاَّهُنَّ . قَالَتِ امْرَأَةٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ ، إِحْدَانَا لَيْسَ لَهَا جِلْبَابٌ . قَالَ « لِتُلْبِسْهَا صَاحِبَتُهَا مِنْ جِلْبَابِهَا »

Dari Ummu ‘Athiyyah, ia berkata, “Pada dua hari raya, kami diperintahkan untuk mengeluarkan wanita-wanita haid dan gadis-gadis pingitan untuk menghadiri jamaah kaum muslimin dan doa mereka. Tetapi wanita-wanita haid harus menjauhi tempat shalat mereka. Seorang wanita bertanya:, “Wahai Rasulullah, seorang wanita di antara kami tidak memiliki jilbab (bolehkan dia keluar)?” Beliau menjawab, “Hendaklah kawannya meminjamkan jilbabnya untuk dipakai wanita tersebut.” (HR. Bukhari no. 351 dan Muslim no. 890).

2. Menutup Wajah Kecuali Mata

لِتُلْبِسْهَا أُخْتُهَا مِنْ جِلْبَابِهَا

“Hendaklah saudaranya mengenakan jilbab untuknya.” Al Wahidi mengatakan bahwa pakar tafsir mengatakan, “Yaitu hendaklah ia menutupi wajah dan kepalanya kecuali satu mata saja.”

3. Perintah Menutup Aurat

قال علي بن أبي طلحة، عن ابن عباس: أمر الله نساء المؤمنين إذا خرجن من بيوتهن في حاجة أن يغطين وجوههن من فوق رؤوسهن بالجلابيب، ويبدين عينًا واحدة

‘Ali bin Abi Tholhah berkata, dari  Ibnu ‘Abbas, ia berkata, “Allah telah memerintahkan kepada wanita beriman jika mereka keluar dari rumah mereka dalam keadaan tertutup wajah dan atas kepala mereka dengan jilbab dan yang nampak hanyalah satu mata.”

4. Jilbab ke Seluruh Tubuh

وقال محمد بن سيرين: سألت عَبيدةَ السّلماني عن قول الله تعالى: { يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ } ، فغطى وجهه ورأسه وأبرز عينه اليسرى

Muhammad bin Sirin berkata, “Aku pernah bertanya pada As Salmani mengenai firman Allah Ta’ala (yang artinya), “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”, lalu beliau berkata, “Hendaklah menutup wajah dan kepalanya, dan hanya menampakkan mata sebelah kiri.”

5. Jilbab Tanda Taat

التَّقْوَى : أَنْ تَعْمَلَ بِطَاعَةِ اللَّهِ عَلَى نُورٍ مِنْ اللَّهِ تَرْجُو رَحْمَةَ اللَّهِ وَأَنْ تَتْرُكَ مَعْصِيَةَ اللَّهِ عَلَى نُورٍ مِنْ اللَّهِ تَخَافَ عَذَابَ اللَّهِ

“Takwa: engkau melakukan ketaatan pada Allah atas cahaya dari Allah dalam rangka mengharap rahmat Allah dan engkau meninggalkan maksiat pada Allah atas cahaya dari Allah dalam rangka takut akan adzab Allah.” (H.R. Tholq bin Habib).

6. Merubah Kemungkaran

مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الإِيمَانِ

“Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, hendaklah dia merubahnya dengan tangannya. Apabila tidak mampu, hendaklah dia merubah hal itu dengan lisannya. Apabila tidak mampu lagi, hendaknya dia ingkari dengan hatinya dan inilah selemah-lemah iman.” (HR. Muslim no. 49).

Kesimpulan
Sekian pembahasan lengkap mengenai daftar kumpulan hadits nabi tentang jilbab, hadits tentang berhijab yang benar, hadits tentang menutup aurat, kewajiban menutup aurat bagi wanita muslimah, ayat al qur'an tentang perintah berhijab, hadis sahih tentang menutup aurat, kewajiban memakai jilbab dalam al-quran, hadits tentang hijab dan ayah, dalil tentang menutup aurat.

Baca: