Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

9 Hadits Tentang Keutamaan Orang Sabar

Daftar Isi [Tampil]

Mustafalan.com - Hadist tentang orang sabar. Menjadi orang yang sabar memiliki banyak keuntungan, seperti yang telah kami bahas pada kata bijak islam tentang sabar. Salah satu keuntungannya ialah menghentikan perseteruan yang menyebabkan perselisihan dan pertengkaran.

hadist tentang keutamaan orang sabar

Namun menjadi sabar bukanlah perkara mudah. Ada banyak tantangan dan hambatan yang membuat seseorang tidak bisa menjadi sabar, salah satunya adalah karena bisikan syaitan yang terkutuk. Seperti diketahui, syaitan sangat suka menghasut orang yang hatinya lemah.

Allah SWT pun sangat menyukai orang yang bersikap sabar. Kedudukan orang sabar di mata Allah SWT sangatlah mulia. Untuk itu mulai saat ini mari kita sama-sama mencoba untuk bersikap menahan diri dari segala emosi yang mencuat dalam hati.

Bagaimana cara menjadi sabar, dan apa manfaat, faedah, serta fadhilah sesungguhnya untuk umat muslim? Hal tersebut telah banyak dijelaskan dalam hadist-hadist shahih tentang orang sabar. Anda bisa menyimak selengkapnya di bawah berikut ini.

Daftar Hadist Tentang Orang Sabar

Tanpa banyak basa basi kembali, langsung saja silahkan simak pembahasan lengkap mengenai daftar kumpulan hadist shahih tentang orang sabar, ditulis dalam bahasa Arab, teks tulisan latin, dan artinya atau terjemahan Indonesia.

1. Hadits Tentang Sabar Tidak Ada Batasnya

وَمَنْ يَتَصَبَّرْ يُصَبِّرْهُ اللَّهُ وَمَا أُعْطِيَ أَحَدٌ عَطَاءً خَيْرًا وَأَوْسَعَ مِنْ الصَّبْرِ

Waman yatashobbar yushobbar hullahu wamaa u’thiya ahadun a’thoan khoyron wa awsaa’ min shobri

Artinya:
“Siapa yang sungguh-sungguh berusaha untuk bersabar, maka Allah akan mudahkan kesabaran baginya. Dan tidaklah seseorang dianugerahkan (oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala) pemberian yang lebih baik dan lebih luas (keutamaannya) dari pada sifat sabar.” [HR. Al-Bukhâri No. 6105 dan Muslim No. 1053]

2. Hadist Tentang Sabar dan Syukur

عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

A’jabal amri al muumin inna amrohukullahu khoirun wal yusa dzakal ahadin illa lil muumin in ashoobathu sarrou syakro fakana khoirollahu wa in ashobathu dhorroo u shobaro fakana khoirolahu

Artinya:
“Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruh urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur, Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar dan Itu pun baik baginya.” [HR. Muslim, no. 2999]

3. Hadist Tentang Sabar Menghadapi Cobaan

إِنَّ عِظَمَ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلاَءِ وَإِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلاَهُمْ فَمَنْ رَضِىَ فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السَّخَطُ

Inna i’dzhomal jazaai ma’a i’dzhomil balai wainnallahu idzaa ahabban qouwman abtalahum faman rodhiya falahurridho waman sakhitho falahussakhothu.

Artinya:
“Sesungguhnya besarnya pahala itu sesuai dengan besarnya ujian, dan bahwa Allah, apabila menyayangi atau mencintai suatu kaum, maka Allah akan mengujinya, dan bagi siapa saja ridha, maka baginya keridhaan dari Allah, dan barangsiapa yang membencinya, maka baginya kebenciaan dari Allah Swt.” [HR. tirmidzi : 2397 dan Ibnu Majah: 4031]

4. Hadist Tentang Sabar akan Menghapus Dosa

مَا يَزَالُ الْبَلَاءُ بِالْمُؤْمِنِ وَالْمُؤْمِنَةِ فِي نَفْسِهِ وَوَلَدِهِ وَمَالِهِ حَتَّى يَلْقَى اللَّهَ وَمَا عَلَيْهِ خَطِيئَةٌ

Maayazaalulbalau bilmuumin wal muminnat fii nafsihi wawaladi wamaa lihi hatta yalqollahu wamaa a’layihi khothillahu.

Artinya:
“Ujian akan selalu bersama dengan orang beriman lelaki maupun perempuan, baik pada dalam diri, anak, dan hartanya, sampai dia bertemu dengan Allah dalam keadaan tidak mempunyai satu dosa pun.” [HR.Tirmidzi, no. 2399; Shahih Ibnu Hibban, 2924. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih]

5. Hadist Tentang Ancaman Bagi Yang Tidak Sabar

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: قَالَ اللهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى مَنْ لَمْ يَرْضَ بِقَضَائِيْ وَلَمْ يَصْبِرْ عَلَى بَلَائِيْ فَلْيَلْتَمِسْ رَبًّا سِوَايَ.

Artinya:
Rasulullah saw. bersabda, “Allah swt. berfirman, “Siapa yang tidak ridha dengan keputusan-Ku dan tidak sabar atas ujian-Ku, maka hendaklah ia mencari Tuhan selain Aku.” [HR. At-Thabarani]

6. Hadist Tentang Sabar Dalam Sakit

عَنْ أُمِّ العَلاَءِ قَالَتْ : عَادَنِيْ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا مَرِيْضَةً، فَقَالَ : اَبْشِرِىْ يَا أُمِّ العَلاَءِ، فَإِنِّ مَرَضَ المُسْلِمِ يُذْ هِِبُ اللَّهُ بِهِ خَطَايَاهُ كَمَا تُذْ هِبُ النَّارُ خَببَثَ الذَّهَبِ وَالفِضَّةِ

Artinya:
“Dari Ummu Al-Ala’, dia berkata :”Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjenguk-ku tatkala aku sedang sakit, lalu beliau berkata. ‘Gembirakanlah wahai Ummu Al-Ala’. Sesungguhnya sakitnya orang Muslim itu membuat Allah menghilangkan kesalahan-kesalahan, sebagaimana api yang menghilangkan kotoran emas dan perak”. [HR. Abu Daud. No. 3092]

7. Hadist Tentang Sabar Dalam Sakit Kedua

عَن عَطَاءُ بْنُ أَبِى رَبَاحٍ قَالَ قَالَ لِى ابْنُ عَبَّاسٍ أَلاَ أُرِيكَ امْرَأَةً مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ قُلْتُ بَلَى . قَالَ هَذِهِ الْمَرْأَةُ السَّوْدَاءُ أَتَتِ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – فَقَالَتْ إِنِّى أُصْرَعُ ، وَإِنِّى أَتَكَشَّفُ فَادْعُ اللَّهَ لِى . قَالَ « إِنْ شِئْتِ صَبَرْتِ وَلَكِ الْجَنَّةُ وَإِنْ شِئْتِ دَعَوْتُ اللَّهَ أَنْ يُعَافِيَكِ » . فَقَالَتْ أَصْبِرُ . فَقَالَتْ إِنِّى أَتَكَشَّفُ فَادْعُ اللَّهَ أَنْ لاَ أَتَكَشَّفَ ، فَدَعَا لَهَا

Artinya:
"Dari ‘Atha’ bin Abi Rabaah Rahmatullahu alaih, ia berkata bahwa Ibnu ‘Abbas Radhiallahu anhu berkata kepadanya, “Maukah kutunjukkan wanita yang termasuk penduduk surga?” ‘Atha’ menjawab, “Iya .” Ibnu ‘Abbas berkata, “Wanita yang berkulit hitam ini, ia pernah mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lantas ia pun berkata, “Aku menderita penyakit ayan dan auratku sering terbuka karenanya. Berdoalah kepada Allah untukku.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallampun bersabda, “Jika mau bersabar, bagimu surga. Jika engkau mau, aku akan berdoa kepada Allah supaya menyembuhkanmu.” Wanita itu pun berkata, “Aku memilih bersabar.” Lalu ia berkata pula, “Auratku biasa tersingkap (kala aku terkena ayan). Berdoalah kepada Allah supaya auratku tidak terbuka.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallampun berdoa kepada Allah untuk wanita tersebut. [HR. Bukhari, no. 5652 dan Muslim, no. 2576]

8. Hadist Bersabar Terhadap Perlakukuan Buruk

عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى الله عَليْهِ وسَلَّمَ: الْمُؤْمِنُ الَّذِي يُخَالِطُ النَّاسَ وَيَصْبِرُ عَلَى أَذَاهُمْ أَعْظَمُ أَجْرًا مِنَ الْمُؤْمِنِ الَّذِي لاَ يُخَالِطُ النَّاسَ وَلاَ يَصْبِرُ عَلَى أَذَاهُمْ.

Artinya:
"Dari Ibnu Umar, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Orang mukmin yang bergaul dengan manusia dan ia sabar atas perlakuan buruk mereka itu lebih besar pahalanya dari pada orang mukmin yang tidak bergaul dengan manusia dan ia tidak sabar atas perlakukan buruk mereka.”

9. Dalil Hadist Tentang Sabar Menghadapi Ujian Adalah di Awal Ujian 

مَرَّ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – بِامْرَأَةٍ تَبْكِى عِنْدَ قَبْرٍ فَقَالَ « اتَّقِى اللَّهَ وَاصْبِرِى » . قَالَتْ إِلَيْكَ عَنِّى ، فَإِنَّكَ لَمْ تُصَبْ بِمُصِيبَتِى ، وَلَمْ تَعْرِفْهُ . فَقِيلَ لَهَا إِنَّهُ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – . فَأَتَتْ بَابَ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – فَلَمْ تَجِدْ عِنْدَهُ بَوَّابِينَ فَقَالَتْ لَمْ أَعْرِفْكَ . فَقَالَ « إِنَّمَا الصَّبْرُ عِنْدَ الصَّدْمَةِ الأُولَى»

Artinya:
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melewati seorang wanita yang sedang menangis di sisi kuburan. Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Bertakwalah kepada Allah dan bersabarlah.”

Kemudian wanita itu berkata, “Menjauhlah dariku. Sesungguhnya engkau belum pernah merasakan musibahku dan belum mengetahuinya.” Kemudian ada yang mengatakan pada wanita itu bahwa orang yang berkata tadi adalah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Kemudian wanita tersebut mendatangi rumah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian dia tidak mendapati seorang yang menghalangi dia masuk pada rumah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Kemudian wanita ini berkata, “Maaf, sebelumnya aku belum mengenalmu.” Lalu Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya dikatakan sabar adalah ketika di awal musibah.” [HR. Bukhari, no. 1283].

Kesimpulan
Sekian dulu pembahasan mengenai hadist tentang orang sabar, hadits pendek tentang sabar, hadits shahih tentang sabar, hadist tentang sabar dalam cinta, dalil tentang sabar menghadapi ujian, hadist sabar dan syukur, hadist tentang sabar dan ikhlas, hadist tentang sabar tidak ada batasnya, ayat al quran tentang sabar.

Baca: