Teks Niat Puasa Ramadhan Bahasa Jawa yang Benar

Teks Niat Puasa Ramadhan Bahasa Jawa yang Benar
Daftar Isi Artikel
Mustafalan.com - Bacaan niat puasa bahasa jawa. Puasa Ramadhan wajib dikerjakan oleh umat muslim di seluruh dunia, tak terkecuali bagi orang Jawa pada bulan suci. Sebab bila meninggalkannya (kecuali karena berhalangan), maka umat muslim akan menadapatkan dosa.

niat puasa ramadhan bahasa jawa

Pada pembahasan sebelumnya kita telah banyak menyinggung soal puasa ramadhan, mulai dari pembacaan niat puasa ramadhan yang telah ditulis dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahan di Indonesia. Nah pada kesempatan ini kami ingin mebahas bagaimana cara membaca atau melafadzkan niat berpuasa Ramadhan menurut teks bahasa Jawa.

Mengapa kami membuat artikel ini? Karena di Indonesia, ada banyak sekali orang Jawa dan saat mereka membaca niat puasa, mereka tidak membacanya dalam bahasa Arab dan Indonesia, melainkan bahasa Arab dan bahasa Jawa. Ini merupakan sebuah tradisi yang cukup lama terjadi.

Pada kesempatan ini kami akan menuliskan lafadz teks dan tulisan niat puasa Ramadhan dalam bahasa Jawa. Namun sebelum masuk ke pembahasan inti alangkah lebih baiknya kita mengetahui tradisi pembacaan menggunakan bahasa Jawa berikut iini.

Tradisi Membaca Niat Puasa Dalam Bahasa Jawa

Niat puasa bahasa Jawa kerap dibaca oleh umat muslim setelah mengerjakan sholat tarawih dan sholat witir bersama-sama di masjid atau mushola. Pembacaan niat biasanya dipimpin oleh bilal dan diikuti oleh imam serta jamaah.

Tradisi ini sudah terjadi sejak cukup lama dan memang niat puasa Ramadhan berbahasa Jawa bisa dilakukan. Sebab, pada dasarnya untuk berpuasa diberikan keleluasaan menggunakan bahasa Jawa. Yang penting membaca niat karena jika tidak melakukannya, maka puasa tidak akan bisa dibilang sah.

"Barang siapa yang tidak berniat akan berpuasa pada malam hari sebelum terbit fajar, maka tidaklah ia berpuasa." - Hadist yang diriwayatkan oleh lima orang ahli hadis (Kitab Nailul Authar, Jus VI, Halaman 269).

Bacaan Lafadz Niat Puasa Bahasa Jawa

niat puasa bahasa jawa

Perlu diingat bahwa yang dimaksud bahasa Jawa di sini adalah terjemahannya saja. Sedangkan niat puasa secara umumnya sama seperti niat puasa Ramadhan yang kita kenal. Jadi, tidak ada perbedaan dalam teks bahasa Arab maupun latinnya.

Berikut adalah lafadz teks bacaan niat puasa Ramadhan tulisan bahasa Jawa yang benar sesuai sunnah berdasarkan hadist shahih dilengkapi dengan bahasa Arab, serta tulisan latin. Silahkan simak penjelasannya di bawah berikut.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin’ an adaa’i fardhi syahri ramadhaani haadzihis sanati lillahi ta’aala.

Artinya (Terjemahan Bahasa Jawa):
"Niat ingsun puoso ing dino ngesuk, saking anekani ferdhune wulan Ramadhon taun iki, kerono Alloh Ta'ala."

Kesimpulan
Demikianlah pembahsan tentang niat puasa bahasa jawa, bacaan niat puasa, sahur, berbuka bahasa tradisional Jawa dan terjemahan Indonesia, teks bahasa Arab, bacaan niat puasa sebulan dalam berbagai bahasa nasional Indonesia, yang benar, sesuai sunnah, berdasarkan hadist shahih.

Baca:

  1. Untuk membuat judul komentar, gunakan <i rel="h2">Judul Komentar</i>
  2. Untuk membuat kotak catatan, <i rel="quote">catatan</i>
  3. Untuk membuat teks stabilo, <i rel="mark">mark</i>
  4. Untuk membuat teks mono, <i rel="kbd">kbd</i>
  5. Untuk membuat kode singkat, <i rel="code">shorcode</i>
  6. Untuk membuat kode panjang, <i rel="pre"><i rel="code">potongan kode</i></i>
  7. Untuk membuat teks tebal, <strong>tebal</strong> atau <b>tebal</b>
  8. Untuk membuat teks miring, <em>miring</em> atau <i>miring</i>