Tata Cara Puasa Tapa Jejeg Kejawen dan Manfaatnya

Konten []
    Mustafalan.com - Tata cara puasa tapa jejeg kejawen dan manfaatnya. Beberapa puasa dalam tradisi adat jawa dilaksanakan bukan untuk mendapat pahala maupun berkah dari Allah SWT, melainkan agar bisa menguasai sebuah ajian atau ilmu dalam supaya orang tersebut memiliki kekuatan yang berbeda dibanding manusia lainnya.

    puasa tapa jejeg

    Salah satunya ialah puasa tapa jejeg yang tergolong lebih sulit jika dibandingkan dengan puasa lelono yang bagi orang yang mengamalkan hanya ditugaskan untuk berjalan pada malam hari. Tirakat tapa jejeg memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi.

    Tata Cara Lelaku Puasa Tapa Jejeg

    Bagi yang ingin menjalaninya, syarat puasa tapa jejeg hanya satu, yakni tidak boleh duduk selama kurang lebih 12 jam. Jadi kita harus berdiri dengan kaki tegak ke atas, tidak boleh duduk atau jongkok. Ini sesuai dengan namanya jejeg yang berarti berdiri tegak.

    Namun itu semua kembali ke Guru masing-masing apakah menghendaki orang yang menjalaninya berdiri selama setengah hari atau lebih lama atau lebih sebentar. Intinya adalah tidak boleh membangkan perintah Guru sebagai petunjuk.

    Khasiat dan Manfaat Puasa Tapa Jejeg

    Seseorang yang menjalani puasa macam ini biasanya sedang memelajari ajian ilmu kidang kencono yang tujuannya adalah agar seseorang dapat berlari secepat kilat. Kakinya menjadi sangat ringan dan juga sangat enteng apabila menendang bola.

    Selain itu banyak juga yang mengerjakan tirakat puasa tapa jejeg untuk saipi angin yang berhubungan dengan kecepatan dan meringankan tubuh. Puasa tapa jejeg biasa dikerjakan bersamaan atau didahului oleh puasa ngalong.

    Pantangan dan Larangan Puasa Tapa Jejeg

    Tidak ada pantangan atau larangan yang berarti di dalam menjalankan puasa tapa jejeg. Hanya saja sesuai peraturannya maka orang yang mengerjakannya tidak boleh duduk atau jongkok sesuai waktu yang telah ditentukan, tergantung Guru masing-masing.

    Dan apabila tidak memiliki guru, maka waktu mengerjakan tirakat puasa ini disesuaikan dengan rata-rata orang yagn pernah mengerjakannya yakni selama 12 jam atau setengah hari penuh. Puasa ini bisa dikerjakan pukul 6 pagi hingga 6 petang.