Tata Cara Puasa Ngeruh, Pantangan, Manfaat

Konten []
    Mustafalan.com - Tata cara puasa ngeruh, pantangan, manfaat. Sebelumnya kita sudah banyak membahas puasa-puasa kejawen maupun puasa nabi terdahulu. Ketika puasa Nabi dulu dilakukan untuk mengharap ridha dari Allah SWT, maka berbeda dengan puasa kejawen.

    puasa ngeruh

    Puasa dalam adat budaya Jawa dilakukan bukan untuk mencari pahala, melainkan agar mendapat ilmu ajian yang ingin dikuasai kembali kepada niat awal pengamal puasa ngeruh ini untuk apa tentunya atas kesepakan bersama dengan Guru.

    Lalu apa sih pusa ngeruh itu, apa bedanya dengan puasa ngasrep dan puasa mutih ngepel? bagaimana cara menjalaninya, apa manfaat yang bisa kita dapat serta pantangan dan larangan yang mungkin dilarang di dalamnya? Berikut adalah penjelasannya secara lengkap.

    Tata Cara Puasa Ngeruh

    Kata ngeruh berasal dari bahasa Jawa yang artinya keruh dalam bahasa Indonesia. Maksud dari kata keruh di sini adalah kita berpuasa dengan cara makan hanya sayur dan buah-buahan serta minumnya adalah air mentah yang belum dimasak.

    Bagi pengamal tidak boleh memakan makanan selain buah-buahan atau sayur-mayur, termasuk daging, ya, walaupun itu pada malam harinya. Namun pengamal akan boleh memakan apa saja kembali setelah waktu tirakat ini berakhir.

    Manfaat dan Khasiat Puasa Ngeruh

    Orang yang menjalankan puasa ini biasanya berkeinginan untuk menguasai ilmu dalam untuk bidang pengobatan, kedokteran dan kesembuhan fisik maupun rohani. Beberapa diantaranya adalah ilmu yang cukup terkena seperti lunglah balik dan semacamnya.

    Selain itu, dengan berpuasa minum minuman yang belum di masak secara tidak langsung akan melatih kekebalan tubuh dan perut kita karena telah dimasuki air yang belum jelas kebersihannya. Mungkin banyak kuman atau kotoran yang masih ada pada air yang kita minum.

    Pantangan dan Larangan Puasa Ngeruh

    Dalam menjalani puasa ngeruh maka juga harus siap untuk menghindari pantangan dan larangannya masing-masing, tergantung hasil diskusi dengan Guru spiritual. Termasuk tirakat tapa puasa ngeruh yang memiliki satu pantangan.

    Pantangannya adalah tidak boleh makan makanan selain sayur-sayuran dan buah-buahan. Yang tidak boleh dimakan antara lain daging, rokok, serta air yang sudah dimasak namun itu kembali lagi kepada si pengamal untuk apa melakukan puasa ngeruh ini.