Puasa Nabi-nabi Terdahulu Sebelum Muhammad SAW

Konten []
    Mustafalan.com - Puasa nabi-nabi terdahulu sebelum muhammad saw. Perintah untuk menjalankan puasa ramadhan turun pada saat zaman Rasulullah SAW. Namun tahukah Anda bahwa pada zaman sebelum Rasul SAW, banyak nabi-nabi terdahulu yang menjalankan puasa?

    puasa nabi terdahulu

    Mulai dari Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Daud, Musa, hingga Yunus memiliki cara beribadah dengan berpuasa masing-masing meskipun di dalam Al-Quran tidak dijelaskan bagaimana bentuk puasa mereka, namun yang jelas untuk mengharap ridha dari Allah SWT.

    Karena dalam surat Al-Baqarah ayat 283 ini dijelaskan secara gamblang bahasa puasa sudah diperintahkan sejak zaman sebelum Muhammad SAW, bahkan sejak Nabi Adam AS dan Siti Hawa turun ke bumi.

    "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan bagimu berpuasa, sebagaimana telah diwajibkan pada orang-orang sebelum kamu. Mudah-mudahan kamu bertakwa"

    Lalu, siapa saja Nabi yang menjalani puasa dan bagaimana cara mereka mengerjakannya secara garis besar? Berdasarkan penjelasan dari berbagai informasi, berikut adalah macam-macam puasa nabi terdahulu sebelum Rasulullah SAW.

    Puasa Nabi Adam AS

    Ada yang menyebut Nabi Adam berpuasa pada tanggal 10 Muharram setelah bertemu dengan istrinya, Siti Hawa di Arafah setelah terpisah selama bertahun-tahun. Sementara ada juga yang menyebut Nabi berpuasa sehari semalam setelah pertama kali diturunkan dari Surga.

    Puasa Nabi Nuh AS

    Ketika terjadi bencana banjir besar yang melanda wilayah serta menenggelamkan anaknya, Nabi Nuh menyuruh seluruh awak kapal berpuasa tiga hari selama satu bulan sepanjang tahun yang dilakukan secara rutin seraya berdoa memohon ampun kepada Allah SWT.

    Puasa Nabi Ibrahim AS

    Nabi Ibrahim dikenal sangat gemar berpuasa, bahkan puasa-puasanya ditulis menjadi suhuf yang kita kenal itu. Puasa Nabi Ibrahim tidak dijelaskan bagaimana caranya namun menurut wirayat, puasa Nabi diikuti oleh anaknya, Nabi Ismail serta Ishaq.

    Puasa Nabi Ya'qub AS

    Nabi Yaqub juga menjadi salah satu Nabi yang sangat sering berpuasa, terutama ketika berada di dalam penjara bersama tawanan lainnya. Selain itu Ya'qub AS juga berpuasa ketika menjadi pembesar Mesir. Menurut Beliau, bila perutnya kenyang maka ia akan melupakan penderitaan orang-orang fakir miskin.

    Puasa Nabi Ayub AS

    Ketika dilanda kemiskinan berkepanjangan Nabi Ayub AS menjalani puasa untuk meringankan bebannya selama bertahun-tahun. Saat cobaan tersebut dilepas Allah SWT, Nabi tidak berhenti berpuasa justru ia semakin intens dan diikuti oleh Nabi Syu'aib AS.

    Puasa Nabi Musa AS

    Nabi Musa menjalankan puasa selama 40 hari 40 malam ketika akan menerima wahyu di Bukit Sinai. Hal tersebut diikuti oleh Nabi Ilyas AS ketika juga hendak menerima wahyu dari Allah SWT di Bukit Horeb. Puasa serupa juga dilaksanakan Nabi Isa AS ketika akan menyatakan dirinya sebagai Rasul.

    Puasa Nabi Daud AS

    Nabi Daud berpuasa dengan cara sehari puasa sehari tidak. Puasa ini juga yang kita kenal sebagai puasa daud yang terus dilestarikan hingga saat ini sebagai puasa sunnah umat Islam. Dalam satu riwayat dijelaskan pula bahwa Nabi Daud sempat berpuasa 7 hari ketika anaknya sakit keras untuk memohon pertolongan dari Allah SWT.

    Puasa Nabi Yunus AS

    Terakhir sebagai penutup puasa nabi terdahulu ada puasa Nabi Yunus AS yang dilakukan ketika Beliau dihukum masuk ke dalam perut ikan paus. Nabi Yunus berpuasa sepanjang waktu dan berbuka ketika dirinya keluar dari perut ikan raksasa tersebut. Dikisahkan Beliau makan buah semacam labu di pinggir pantai saat buka puasa.