Mustafalan.com - Tata cara puasa lelono, manfaat, pantangan. Dalam adat atau budaya kejawen di tanah Jawa, ada banyak macam puasa yang dikerjakan bukan untuk mendapat pahala dan ridha dari Allah SWT, bukan juga merupakan sebuah ibadah seperti halnya puasa wajib atau puasa sunnah.

puasa lelono

Puasa yang dilakukan untuk mendapat ilmu khusus, ajian dari leluhur atau roh yang memiliki kekuatan. Banyak orang Jawa ingin mendapatkan kekuatan ini, khususnya untuk melawan penjajah seperti Portugis, Spanyol dan Belanda pada zaman dahulu.

Meski puasa dikerjakan dengan tidak makan dan tidak minum, namun ada beberapa tambahan aturan yang harus dikerjakan agar puasa dapat berjalan baik serta pantangan yang tidak boleh dilanggar bila ingin mendapat kekuatan dari tapa tersebut.

Salah satu yang paling unik ialah puasa lelono. Di mana puasa jenis ini dilakukan terbilang mudah dan gampang dibanding puasa jenis lainnya seperti puasa ngalong, puasa kungkum atau puasa ngelowang. Bagiamana caranya?

Tata Cara Puasa Lelono

Puasa ini merupakan tirakat yang sangat mudah dilakukan, cara mengerjakannya adalah hanya cukup berjalan pada malam hari mulai dari pukul 12 malam hingga jam 3 pagi. Namun itu juga tergantung kehendak dari sang Guru.

Apabila Guru menghendaki Anda berjalan lebih lama maka kerjakanlah sedangkan apabila Guru menghendaki Anda berjalan lebih cepat, atau dimulai ketika lebih petang maka jangan membantah, ikuti saja apa yang dikatakan oleh Guru.

Namun jika tidak memiliki guru maka waktu dan lama berpuasa ditentukan oleh diri sendiri, apakah itu mau lebih lama dari 3 jam, apakah ingin mulai setelah tengah malam ya terserah, yang penting dilakukan pada malam hari.

Manfaat dan Khasiat Puasa Lelono

Orang-orang mengerjakan tirakat puasa lelono biasanya untuk merenungkan diri, mencoba berintrospeksi terhadap apa yang telah dia perbuat, dosa dan kesalahan yang mungkin menyebabkan orang lain merugi.

Selain itu, manfaat atau khasiat lain dari bertapa lelono ialah mencari wangsit, petunjuk atau jika berada pada dua pilihan yang sulit. Puasa lelono dilakukan bagi orang-orang yang bingung, bimbang, tidak tau harus mengambil langkah apa.

Pantangan dan Larangan Puasa Lelono

Tidak ada pantangan atau larangan berarti untuk puasa lelono, hanya saja apabila memiliki Guru maka harus mengikuti setiap perkataan beliau, termasuk lama waktu berpuasa, mulai jam berapa sampai jam berapa puasa lelononya dan sebagainya.

Selain itu ketika menjalaninya maka harus fokus terhadap renungan dan instropeksi apabila tujuannya adalah demikian sedangkan bila ingin mencari petunjuk maka konsentrasilah terhadap masalah yang sedang dihadapi.