Tata Cara Puasa Ngalong Melek 3 Hari dan Manfaat

Tata Cara Puasa Ngalong Melek 3 Hari dan Manfaat
Konten []
    Mustafalan.com - Tata cara puasa ngalong melek 3 hari dan manfaatnya. Mungkin Anda pernah mendengar puasa yang satu ini. Ngalong dalam bahasa Indonesia artinya begadang, terjaga sepanjang malam dan tidak tidur. Sudah jelas apa maksud dari salah satu puasa kejawen ini.

    puasa ngalong

    Puasa ini banyak dikerjakan oleh penduduk Jawa, khususnya masyarakat zaman dahulu yang masih percaya ajian dan kekuatan supranatural. Puasa ngalong merupakan salah satu jenis puasa untuk mendapatkan kekuatan ajaib.

    Manfaat Puasa Ngalong

    Orang yang mengerjakan puasa atau tapa ngalong ini biasanya karena ingin menguasai ajian peringan tubuh seperti kidang kencono, angin dan masih banyak lagi. Maka dari itu barang siapa menjalani tapa ngalong, maka akan bisa menguasai ajian atau jurus peringan tubuh.

    Perlu diperhatikan bahwa puasa ini sebaiknya dilakukan dengan pengawasan orang lain, lebih baik apabila diawasi oleh Guru. Karena jika tidak, ditakutkan siapa saja yang menjalaninya bisa mendapat ajian yang tidak diinginkan.

    Tata Cara Puasa Ngalong

    Untuk menjalankan puasa ini, dibutuhkan tenaga fisik dan kondisi tubuh yang sangat prima. Dari namanya saja kita bisa mengetahui bahwa kita harus ngalong, begadang atau terjaga sepanjang malam selama 3 hari berturut-turut.

    Biasanya puasa Jawa jenis ini dibarengi dengan ngerowot. Seseorang yang menjalani puasa atau tapa ini digantung di sebuah pohon dengan posisi kepala di bawah dan kaki diikat dari atas. Sungguh ekstrem bagi yang melakukannya secara tiga hari terus-menerus.

    Larangan dan Pantangan Puasa Ngalong

    Pada saat bertapa untuk menjalankan puasa ngalong, kita tidak boleh tidur selama tiga hari tiga malam, harus tetap kuat secara fisik, terjaga sepanjang tiga malam tersebut karena jika kita tidur sebentar saja, meski pada siang hari, puasa ngalong yang kita jalani dapat dikatakan batal.

    Selain itu tidak ada pantangan atau larangan lain dalam menjalani puasa ini. Selebihnya sama seperti kewajiban puasa pada umumnya yakni menahan lapar, haus dan hal-hal yang membatalkan puasa. Itu saja.

    Baca :

    1. Untuk membuat judul komentar, gunakan <i rel="h2">Judul Komentar</i>
    2. Untuk membuat kotak catatan, <i rel="quote">catatan</i>
    3. Untuk membuat teks stabilo, <i rel="mark">mark</i>
    4. Untuk membuat teks mono, <i rel="kbd">kbd</i>
    5. Untuk membuat kode singkat, <i rel="code">shorcode</i>
    6. Untuk membuat kode panjang, <i rel="pre"><i rel="code">potongan kode</i></i>
    7. Untuk membuat teks tebal, <strong>tebal</strong> atau <b>tebal</b>
    8. Untuk membuat teks miring, <em>miring</em> atau <i>miring</i>